Surat Kontrak Kerja: Pengertian dan Contoh Lengkap

Surat kontrak kerja menjadi salah satu bagian penting dalam suatu perusahaan. Kontrak kerja berisikan perjanjian antara perusahaan dan karyawan yang bekerja di perusahaan tersebut. Kontrak kerja juga berisikan tentang semua hal terkait dengan pekerjaan sang karyawan.

Selain itu, surat kontrak kerja juga berisikan hak-hak yang harus diberikan oleh perusahaan kepada karyawan. Hak-hak yang harus diterima oleh perusahaan dari karyawannya juga tertuang di dalam kontrak kerja. Besaran upah atau gaji menjadi bagian tak terlupakan dan paling penting dari surat kontrak kerja.

Bagi anda yang belum berpengalaman menerima atau membuat surat kontrak kerja, berikut ini hal-hal lainnya yang harus anda ketahui tentang surat kontrak kerja.

Pengertian Surat Kontrak Kerja

contoh surat perjanjian kontrak kerja karyawan swasta

contoh surat perjanjian kontrak kerja karyawan swasta

Keberadaan surat kontrak kerja menjadi salah satu bahasan penting di Undang-Undang No 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Di dalam Undang-Undang ini, surat kontrak kerja memiliki pengertian sebagai surat yang berisikan perjanjian antara pekerja atau buruh dengan pengusaha atau pemberi kerja.

Isi dari surat ini adalah syarat-syarat pekerjaan, hak, dan kewajiban dua belah pihak yang melakukan kontrak kerja.  Di dalam surat kontrak kerja sekurang-kurangnya harus memuang unsur-unsur berikut ini:

  1. Nama perusahaan, alamat perusahaan, dan jenis/bidang usaha.
  2. Identitas penerima pekerjaan atau buruh, meliputi nama, jenis kelamin, umur, dan alamat.
  3. Jenis pekerjaan atau jabatan yang diberikan kepada pekerja oleh perusahaan.
  4. Tempat pekerja akan melakukan pekerjaan. 
  5. Besaran upah yang akan diterima pekerja dan cara perusahaan membayarkannya (cash atau melalui transfer bank atau metode pembayaran lainnya.
  6. Syarat-syarat terkait pekerjaan yang memuat hak dan kewajiban pemberi kerja serta buruh atau penerima kerja.
  7. Jangka waktu mulai dan berakhirnya masa berlakunya surat kontrak kerja tersebut. Hari, tanggal, dan tahun disebutkan dengan jelas.
  8. Tempat dan tanggal surat kontrak kerja dibuat. Sebutkan kota dan tanggalnya.
  9. Tanda tangan pihak-pihak yang melakukan perjanjian kerja, yaitu pemberi kerja dan penerima kerja.

Contoh Surat Perjanjian Kerja Lengkap

contoh surat perjanjian kerja lengkap

contoh surat perjanjian kerja lengkap

Ada banyak jenis contoh surat kerja yang akan anda temukan. Isi surat kontrak kerja antara karyawan yang satu dan yang lain juga bisa berbeda. Oleh karena itu, sebagai acuan kami memberikan beberapa contoh surat kontrak kerja.

Contoh ini dapat anda jadikan acuan sebagai contoh surat kontrak kerja proyek, contoh surat kontrak kerja karyawan restoran, atau contoh surat kontrak kerjasama antara anda dan perusahaan yang akan mempekerjakan anda.

Surat Perjanjian Kerja

Surat Perjanjian Kerja

No. 121/SPK-01/Feb/2019

Pada hari Rabu tanggal 6 bulan Februari tahun 2019 telah dibuat dan disepakati perjanjian kerja antara:

nama: Azlan Zaydan Hidayat

alamat: Jalan Ahmad Yani No 90, Jakarta Timur

jabatan: Manager Human Resource Department

dalam Surat Kontrak Kerja ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA dan bertindak untuk dan atas nama PT Bio Nusantara Teknologi.

nama: Hafla Fathar Ghazalah

alamat: Jalan Rambutan No 7, Jakarta Selatan

jabatan: IT Support

dalam Surat Kontrak Kerja ini disebut sebagai PIHAK KEDUA dan bertindak untuk dan atas nama diri sendiri.

Kedua belah pihak telah melakukan kesepakatan untuk mengikat diri dalam Perjanjian Kerja Kontrak dengan ketentuan dan peraturan sebagai berikut:

PASAL 1

PIHAK PERTAMA menerima dan mempekerjakan PIHAK KEDUA sebagai berikut:

  • Status pekerjaan: Karyawan Kontrak Perusahaan
  • Masa kerja: 6 bulan
  • Jabatan/unit kerja: IT Support Kantor Pusat PT Bio Nusantara Teknologi

PASAL 2

  1. PIHAK KEDUA bersedia menerima pekerjaan sesuai dengan bidang pekerjaan serta pekerjaan lainnya yang diberikan oleh PIHAK PERTAMA dan melaksanakan pekerjaan tersebut dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.
  2. PIHAK KEDUA diharuskan tunduk kepada aturan-aturan dan ketentuan yang tertuang di dalam Kode Etik dan Tata Tertib Karyawan PT Bio Nusantara Teknologi serta aturan lainnya yang sudah diputuskan oleh Dewan Direksi dan Manajemen Perusahaan.
  3. PIHAK KEDUA bersedia menjaga kerahasiaan dokumen perusahaan dan hasil pekerjaan milik PIHAK PERTAMA serta tidak dibenarkan memberikan informasi tersebut kepada pihak lain secara lisan atau tertulis tanpa ada izin dari PIHAK PERTAMA.
  4. PIHAK KEDUA melakukan pekerjaan selama 8 (delapan) jam dalam satu hari atau 40 (empat puluh) jam dalam satu minggu dan memperoleh hak untuk istirahat mingguan sebanyak dua hari.
  5. PIHAK KEDUA bersedia untuk bekerja di luar jam kerja apabila dibutuhkan oleh PIHAK PERTAMA.

PASAL 3

  1. PIHAK KEDUA berhak menerima upah/gaji dari PIHAK PERTAMA atas pekerjaan yang sudah dilakukan dengan besaran sebagai berikut:
    1. Gaji pokok: Rp 3.600.000
    2. Tunjangan umum: Rp 1.000.000
    3. Tunjangan pengobatan: Rp 1.000.000
  2. PIHAK KEDUA berhak menerima tunjangan kinerja setiap bulan sebesar Rp 500.000
  3. PIHAK KEDUA berhak menerima tunjangan uang makan sebesar Rp 30.000 per hari sesuai dengan jumlah presensi kehadiran.
  4. PIHAK KEDUA berhak menerima tunjangan lembur sebesar Rp 100.000/jam sesuai dengan jumlah jam lembur dan jam kerja di hari libur dalam satu bulan.

PASAL 5

PIHAK PERTAMA wajib membayarkan upah/gaji PIHAK KEDUA sesuai dengan pasal 3 Surat Perjanjian Kerja ini yang dilaksanakan setiap bulan sesuai dengan ketentuan PT Bio Nusantara Teknologi.

PASAL 6

  1. Masa berlaku Surat Perjanjian Kerja ini adalah 6 Februari 2019 hingga 6 Agustus 2019.
  2. Pembatalan Surat Perjanjian Kerja ini dapat disebabkan oleh:
    1. Jangka waktu berlaku sesuai dengan ayat 1 sudah berakhir.
    2. Diakhiri dengan kesepakatan oleh kedua belah pihak walaupun masa kontrak belum berakhir.
    3. PIHAK KEDUA meninggal dunia.
  3. Apabila PIHAK KEDUA ingin mengundurkan diri sebelum masa berlaku kontrak habis, maka PIHAK KEDUA wajib menyerahkan surat pengunduran diri kepada PIHAK PERTAMA 1 (satu) bulan sebelum waktu pengunduran diri.

PASAL 7

  1. Surat Perjanjian Kerja ini disepakati dan ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA tanpa ada paksaan dan/atau pengaruh dari siapapun di Jakarta pada tanggal 6 bulan Februari tahun 2019 dalam rangkap 2 (dua) yang memiliki kekuatan hukum yang sama dan dipegang masing-masing oleh kedua belah pihak..
  2. Apabila di kemudian hari terdapat hal-hal yang harus ditambahkan di Surat Perjanjian Kerja ini, maka PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dapat melakukan persetujuan dan kesepakatan untuk penyesuaian.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.