Pengertian Dan Contoh Surat Perjanjian Hutang Piutang

Makalah.id – Apakah anda sudah paham tentang seperti apa surat perjanjian hutang? Sebenarna surat ini tidak jauh berbeda jika dibandingkan dengan 3 Contoh Surat Perjanjian Kontrak Rumah, Materai dan Siswa atau juga Contoh Surat Perjanjian Kerjasama dan Syarat Membuatnya karena sama-sama merupakan surat perjanjian meskipun pada prinsipnya memiliki fungsi atau kegunaan yang berbeda.

Surat perjanjian hutang merupakan sebuah surat yang sangat penting untuk memberikan informasi bahwa pada tanggal dan di tempat waktu tertentu kedua belah pihak telah melakukan kesepakatan mengenai peminjaman uang. Surat tersebut juga nantinya akan ditanda tangani oleh seseorang yang memberikan pinjaman dan seseorang yeng menerima pinjaman tersebut.

Surat Perjanjian Hutang

Surat Perjanjian Hutang

Mengenal Lebih Tentang Surat Perjanjian Hutang

Surat ini juga berguna karena akan bersifat mengikat kedua belah pihak, baik yang memberikan pinjaman maupun juga yang meminjam agar supaya tidak sampa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, salah satunya yaitu seseorang yang berhutang tidak mengembalikan uang sebagaimana atau sesuai dengan yang telah disepakati.

Yang juga harus anda perhatikan ketika ingin membuat surat perjanjian hutang adalah harus mencantumkan secara jelas informasi mengenai siapa saja yang melakukan transksasi hutang-piutang dan juga siapa saja pihak-pihak yang telah ditunjuk sebagai saksi. Selain itu, di dalam surat ini juga akan menjelaskan mengenai batas waktu pengembalian uang yang dipinjam agar supaya tidak sampai melebihi batas yang telah ditentukan.

1. Surat Perjanjian Hutang Piutang Sederhana

Surat Perjanjian Hutang Piutang Sederhana

Surat Perjanjian Hutang Piutang Sederhana

Di bawah ini kami akan memberikan sebuah contoh kepada anda mengenai seperti apa surat perjanjian hutang piutang sederhana yang bisa anda jadikan sebagai bahan referensi.

surat perjanjian hutang piutang sederhana

SURAT PERJANJIAN UTANG PIUTANG

Menyatakan bahwa pada hari ini Rabu, 23 Mei 2018, kami yang bertanda tangan di bawah ini telah sepakat untuk mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu :

Nama:Mukhammad Andika
NIK:345678987655
Pekerjaan:Karyawan Swasta
Alamat:Jl. Perjuangan Timur No. 23, Lampung

Untuk selanjutnya berperan dan disebut sebagai Pihak Pertama

Nama:Abdul Manaf An-Najdi
NIK:865789087
Pekerjaan;Karyawan Swasta
Alamat:Jl. Perjuangan Timur No. 33, Lampung

Untuk selanjutnya berperan dan disebut sebagai Pihak Kedua

Melalui surat perjanjian hutang piutang ini telah disetujui dan disepakati oleh Kedua Belah Pihak dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan sebagaimana yang telah dijelaskan di bawah ini:

  1. PIHAK PERTAMA telah menerima uang secara tunai dari PIHAK KEDUA sebesar Rp.400.000.000,- (Empat Ratus Juta Rupiah) yang mana uang tersebut merupakan uang hutang atau uang pinjaman.
  2. PIHAK PERTAMA telah sanggup dan bersedia untuk memberi jaminan kepada PIHAK KEDUA yakni berupa Surat Rumah, yang mana nilai dari Surat Rumah tersebut hampir sama dengan uang yang dipinjamkan oleh PIHAK KEDUA.
  3. PIHAK PERTAMA telah bersedia dan berjanji untuk melunasi atau membayar hutang tersebut paling lambat 6 (enam bulan) dimulai dari awal surat ini ditandatangani oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.
  4. Jika nantinya ternyata PIHAK PERTAMA tidak sanggup membayar hutang yang telah dibebankan kepadanya, maka secara otomatis PIHAK KEDUA telah memiliki kuasa penuh terhadap barang yang digunakan sebagai jaminan dan juga memiliki hak untuk menjual, menggadaikan atau memiliki barang jaminan tersebut.
  5. Surat Perjanjian ini dibuat sebanyak 2 (Dua) Rangkap dan juga bermaterai 6000 dan masing-masing dari rangkap tersebut telah diserahkan dan dimiliki oleh PIHAK PERTAMAdan juga PIHAK KEDUA.
  6. Surat Perjanjian ini dibuat dan disepakati oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dengan kondisi sehat jasmani dan rohani serta tanpa adanya paksaan dari manapun.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dan disetujui oleh kedua belah pihak untuk dijadikan sebagai bukti bahwa pada hari ini kedua belah pihak telah melakukan transksasi hutang piutang.

Medan, 22 Mei 2018.

Pihak Pertama,                                                                                                        Pihak Kedua,

 

Mukhammad Andika                                                                                              Abdul Manaf An-Najdi

2. Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Koperasi

Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Koperasi

Contoh Surat Perjanjian Hutang dengan Koperasi

contoh surat perjanjian hutang dengan koperasi

AKTE PERJANJIAN HUTANG PIUTANG

Yang bertanda tangan dibawah ini :

Menyatakan bahwa pada hari ini Rabu, 23 Mei 2018, kami yang bertanda tangan di bawah ini telah sepakat untuk mengadakan Perjanjian Utang Piutang yaitu :

Nama:Mukhammad Andika
NIK:345678987655
Jabatan:Kepala KUD
Alamat:Jl. Perjuangan Timur No. 23, Lampung

Untuk selanjutnya berperan dan disebut sebagai Pihak Pertama.

Nama:Abdul Manaf An-Najdi
NIK:865789087
Pekerjaan;Karyawan Swasta
Alamat:Jl. Perjuangan Timur No. 33, Lampung

Untuk selanjutnya berperan dan disebut sebagai Pihak Kedua.

Isi Perjanjian

Pasal 1

Menyatakan bahwa pihak kedua telah melakukan peminjaman barang berupa beras sebanyak 100 karung dan jagung sebanyak 100 karung yang keduanya ditolal menghasilkan nilai sebesar Rp 30.000.000,00.

Pasal 2

Menyatakan bahwa pihak kedua telah bersedia dan sanggup untuk membayar cicilan setiap bulannya sebesar Rp. 3000.000 setiap bulannya.

Pasal 3 

Menyatakan bahwa pihak kedua teah bersedia dan juga sanggup untuk membayar cicilan yang dibebankan kepadanya paling lambat setiap tangga 20 pada setiap bulan. Dan jika ternyata pihak kedua tidak sanggup untuk membayar sesuai dengan tanggal yang telah ditentukan, maka pihak kedua akan dikenakan denda sebesar 5% dari total angsuran yang dibayarkan setiap bulannya.

Pasal 4

Surat perjanjian ini telah disepakati dan ditanda tangani oleh pihak pertama dan pihak kedua secara sadar dan tanpa adanya tekanan maupun paksaan dari pihak manapun.

Medan, 22 Mei 2018.

Pihak Pertama,                                                                                                                           Pihak Kedua,

 

Mukhammad Andika                                                                                                                 Abdul Manaf An-Najdi

Demikian surat perjanjian hutang ini kami jelaskan kepada anda. Ada informasi lain yang juga harus anda perhatikan yang masih berhubungan dengan surat perjanjian yakni Surat Perjanjian Jual Beli Mobil yang Benar untuk Penjual dan Pembeli.

 

 

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.