Contoh Perjanjian Kerjasama di Berbagai Bidang Lengkap

Contoh perjanjian kerjasama cukup mudah ditemukan di dalam kehidupan sehari-hari. Perjanjian ini bisa seputar bisnis, pendidikan, atau budaya. Contoh perjanjian kerjasama di bidang pendidikan adalah perjanjian kerjasama pertukaran guru dan siswa. Di bidang budaya contoh perjanjian kerjasama misalnya kerjasama pertukaran budaya dua negara.

Berbagai contoh perjanjian kerjasama yang bisa terjadi di dalam dunia bisnis adalah kerjasama di bidang jasa. Contoh perjanjian kerjasama jasa adalah kerjasama antara Grab dan OVO dalam pelayanan transportasi online. Kerjasama juga bisa terjadi dalam hal perdagangan dan investasi. Misalnya, toko A sebagai toko besar menjual barang ke berbagai warung yang lebih kecil.

Semua bentuk kerjasama ini tentu harus dituangkan ke dalam bentuk surat perjanjian kerjasama. Berikut ini contoh perjanjian kerjasama dan surat yang diperlukan.

Syarat Sah Berlakunya Surat Perjanjian Kerjasama

Di dalam pembuatan surat perjanjian kerjasama investasi, perdagangan, atau jasa dapat dikatakan sah jika memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

  1. Pihak-pihak yang terlibat dalam perjanjian kerjasama melakukan kerjasama dan menandatangani surat perjanjian kerjasama tanpa ada paksaan dari siapapun.
  2. Seluruh isi perjanjian harus disetujui oleh pihak-pihak yang menjalin kerjasama. Persetujuan ini dibuktikan dengan tanda tangan yang tertera pada surat perjanjian dengan materai yang cukup.
  3. Semua pihak yang terlibat di dalam perjanjian dan menerima sanksi pelanggaran perjanjian (bila ada) merupakan orang-orang yang sudah dewasa secara hukum dan dalam keadaan sadar ketika perjanjian berlangsung.
  4. Isi perjanjian harus jelas dan detail mengenai keseluruhan hal yang disepakati.
  5. Isi perjanjian tidak boleh bertentangan dengan aturan perundang-undangan yang berlaku di negara asal pihak yang membuat perjanjian dan negara tempat perjanjian ditandatangani.

Setelah anda mengetahui syarat-syarat yang membuat suatu perjanjian kerjasama bisa berlaku, maka anda juga harus mengetahui hal-hal yang harus ada di dalam surat perjanjian kerjasama. Surat perjanjian kerjasama setidaknya harus memuat poin-poin berikut ini:

Identitas semua pihak yang melakukan kerjasama

contoh surat perjanjian kerjasama dagang

contoh surat perjanjian kerjasama dagang

Hal pertama yang harus dicantumkan di dalam surat perjanjian kerjasama adalah identitas pihak-pihak yang melakukan kerjasama tersebut. Identitas ini berisikan nama lengkap, tempat tanggal lahir, alamat tempat tinggal, dan nomor identitas (nomor induk kependudukan). Identitas pihak-pihak yang melakukan perjanjian ini haruslah berisikan data yang valid. Hal ini guna menghindari kemungkinan-kemungkinan yang bisa merugikan ke depannya.

Detail perjanjian kerjasama yang dilakukan

Detail kerjasama yang dilakukan juga harus dijelaskan dengan lengkap. Uraikan dengan jelas bentuk kerjasama yang dilakukan di dalam surat perjanjian kerjasama. Misalnya, kerjasama yang dilakukan adalah pertukaran jasa. Dalam pertukaran jasa ini, apa jasa yang akan ditukar? Bagaimana proses pertukaran jasa ini dilakukan? Bagaimana keuntungan bagi hasil dari pertukaran jasa ini? Sampai kapan kerjasama ini akan berakhir? dan berbagai poin penting lainnya.

Pasal-pasal seputar perjanjian kerjasama

Pasal-pasal di dalam surat perjanjian kerjasama dapat memuat hal lain selain detail kerjasama. Isi pasal-pasal ini dapat memuat tentang peraturan-peraturan yang harus dipatuhi semua pihak selama perjanjian kerjasama dilakukan. Bagian pasal-pasal juga harus berisikan hal-hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh pihak-pihak yang membuat perjanjian.

Di bagian ini juga Anda dapat menjelaskan penyebab yang bisa membuat perjanjian kerjasama batal atau diputus secara sepihak. Cara menyelesaikan konflik atau masalah yang terjadi sepanjang perjanjian kerjasama berlaku juga harus dijelaskan di dalam pasal-pasal. Keberadaan pasal-pasal ini sangat penting untuk memastikan kerjasama berjalan sesuai dengan yang diingikan pihak-pihak yang membuat perjanjian.

Contoh Surat Perjanjian Kerjasama Usaha Perorangan

contoh surat perjanjian kerjasama perusahaan

contoh surat perjanjian kerjasama perusahaan

Bagi anda yang menjalankan kerjasama usaha perorangan, kerjasama sangat dibutuhkan. Anda bisa menjalin kerjasama dengan pemilik modal atau pemilik bahan baku yang akan membantu mengembangkan usaha anda.

Demi mengikat dan membuat perjanjian semakin jelas, maka anda tentu membutuhkan surat perjanjian. Surat perjanjian ini selain dapat digunakan sebagai surat perjanjian kerjasama usaha perorangan, contoh ini juga dapat dijadikan  contoh surat perjanjian kerjasama perusahaan atau contoh surat perjanjian kerjasama dagang. Berikut ini contoh surat perjanjian kerjasama yang dapat anda jadikan referensi.

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

SURAT PERJANJIAN KERJASAMA

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Abira Azahra Fitriani
Alamat: Jalan Ahmad Yani No 15, Surabaya
Tempat, Tanggal Lahir: Denpasar, 30 Januari 1980
No. KTP/SIM: 3578116330800008

Selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.

Nama: Nazia Wafa Abqura
Alamat: Jalan Mangga II No 2, Surabaya
Tempat, Tanggal Lahir: Surabaya, 1 April 1985
No. KTP/SIM: 3578116301850008

Selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

dengan surat ini menyepakati dan menyetujui untuk melakukan perjanjian kerjasama dengan ketentuan dan aturan sebagai berikut:

Pasal 1

Surat perjanjian ini mengatur tentang kerjasama PIHAK KEDUA yang akan menerima bantuan modal dari PIHAK PERTAMA untuk menjalankan usaha penjahitan baju sebesar Rp 10.000.000,00 (Sepuluh Juta Rupiah).

Pasal 2

PIHAK KEDUA harus mengembalikan pinjaman modal ini dalam waktu 5 (lima) tahun dengan pembayaran Rp 2.000.000,00 (Dua Juta Rupiah) setiap tahun dan memberikan hasil keuntungan 5% dari total keuntungan yang diperoleh setiap tahunnya.

Pasal 3

  1. Apabila PIHAK KEDUA tidak mampu membayar cicilan pengembalian pinjaman modal setiap tahunnya, maka PIHAK KEDUA akan dikenakan denda Rp 500.000.
  2. Apabila PIHAK KEDUA tidak mampu membayar seluruh pinjaman modal selama 5 (lima) tahun, maka PIHAK KEDUA tidak boleh mengikuti program bantuan modal ini kembali.
  3. Apabila PIHAK KEDUA tidak mampu membayar seluruh pinjaman modal selama 5(lima) tahun, maka PIHAK KEDUA harus memberikan barang yang dibeli dengan uang bantuan modal kepada PIHAK PERTAMA.

Pasal 4

Pembayaran dilakukan setiap tahun pada tanggal yang sama dengan tanggal penandatanganan perjanjian ini.

Demikian surat perjanjian ini dibuat dan disetujui bersama oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA. Tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun dalam pembuatan perjanjian ini.

Surabaya, 7 Februari 2019

PIHAK PERTAMA                       PIHAK KEDUA

 

Abira Azahra Fitriani               Nazia Wafa Abqura

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.