Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 3 Orang dan Nama Pengarang 3 Kata

Cara menulis daftar pustaka yang baik dan benar wajib diperhatikan, terlebih lagi saat proses pengerjaan makalah, tugas akhir atau pun skripsi. Daftar pustaka yang berkualitas akan memudahkan pembaca untuk menemukan berbagai sumber yang digunakan di dalam karya tulis tersebut.

Untuk menemukan cara menulis daftar pustaka, yang wajib anda lakukan adalah memahaminya dengan seksama dan menyimak satu persatu pembahasannya dengan baik. Jika anda mempunyai kesungguhan, tidak ada hal yang sulit untuk dilakukan.

cara menulis daftar pustaka nama 3 orang

Cara Menulis Daftar Pustaka Nama 3 Orang

Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 3 Orang

Bagi anda yang masih kebingungan saat menulis daftar pustaka khususnya yang terdapat nama pengarang 3 orang, sekarang tidak usah khawatir lagi. Anda bisa menggunakan teknik dan cara yang akan dibahas secara lengkap di bawah ini, sehingga anda bisa menjadi lebih mudah untuk mendapatkan solusi atas masalah yang sedang anda alami tersebut.

1. Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Memperhatikan Peletakan Tanda Baca 

Tanda baca disini mempunyai peran yang sangat penting, jadi jangan dianggap remeh dalam proses peletakannya. Kebanyakan orang justru asal – asalan dalam proses meletakkan tanda baca, karena dianggap tidak terlalu penting dan berpandangan bahwa banyak orang kurang memperhatikan komponen daftar pustaka tersebut. Anggapan seperti inilah yang perlu dirubah.

2. Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Memperhatikan Peletakan Komponen Nama 

Peletakan komponen nama dalam daftar pustaka tidak bisa sembarangan. Untuk nama 3 orang, yang harus anda perhatikan adalah perubahan peletakan namanya. Anda bisa memilih salah satu nama saja dengan membalikkan namanya serta menambahkan dkk (dan kawan – kawan), sebagai contoh di bawah ini :

  • Chairil Anwar, Yadi Bagus, dan Dewi Ratna. Cara penulisannya : Anwar, Chairil. dkk.
  • Sarini Desi, Deny Pratama, dan Angga Wijaya. Cara penulisannya : Wijaya, Angga. dkk.
  • Fitria Nisa, Bayu Anggara, dan Cinta Amalia. Cara penulisannya : Anggara, Bayu. dkk.
  • dan lain sebagainya.
cara menulis daftar pustaka tanpa mencantumkan gelar

Cara Menulis Daftar Pustaka Tanpa Mencantumkan Gelar

3. Cara Menulis Daftar Pustaka Tidak Perlu Mencantumkan Gelar 

Sebagian orang menganggap bahwa gelar adalah komponen yang penting karena untuk mendapatkannya diperlukan kerja keras, biaya yang tidak sedikit dan tentu saja perjuangan cukup panjang. Perlu anda ketahui bahwa di dalam penulisan daftar pustaka, gelar penulis tidak perlu dicantumkan. Karena dengan mengetahui judul bukunya saja dan berlanjut membacanya, pasti dengan mudah akan diketahui gelar yang dimiliki oleh penulis tersebut.

4. Cara Menulis Daftar Pustaka Jika Sumber Referensi Banyak, Susunlah Sesuai dengan Urutan Abjad

Penyusunan daftar pustaka yang dibuat secara berurutan dengan mengikuti abjad, tentu saja akan lebih terlihat rapi dan enak dipandang. Perlu anda perhatikan bahwa susunan daftar pustaka diurutkan sesuai dengan abjad setelah nama penulis diolah (baik satu kata, dua kata, tiga kata atau pun lebih). Untuk lebih jelasnya anda bisa melihat susunan daftar pustaka di bawah ini :

  • Malik, Adam. dkk.
  • Ramadhan, Doni.
  • Wijaya, Restu Kusuma.
  • dan lain sebagainya.
cara menulis daftar pustaka nama pengarang 3

Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 3

Cara Menulis Daftar Pustaka Nama Pengarang 3 Kata

Dalam penulisan daftar pustaka khusus dengan jumlah kata adalah 3 kata, anda wajib memperhatikan perubahan peletakannya saja. Kesalahan fatal yang sering dilakukan oleh banyak orang adalah peletakan nama. Untuk komponen lainnya seperti gelar, banyaknya sumber referensi atau komponen lainnya tidak berbeda dengan pembahasan yang dijelaskan di atas. Kali ini fokus saja terhadap peletakan nama khusus 3 kata. Perhatikan beberapa contoh di bawah ini :

  • Andi Wiratmaja Anggriawan. Cara penulisannya : Anggriawan, Andi Wiratmaja.
  • Kevin Putra Pratama. Cara penulisannya : Pratama, Kevin Putra.
  • Husein Edi Mulyono. Cara penulisannya : Mulyono, Husein Edi.
  • dan lain sebagainya.

Selanjutnya anda perlu tahu apa sebenarnya tujuan dari pembuatan daftar pustaka itu sendiri, agar nantinya anda akan paham kemudahan – kemudahan yang didapatkan. Simak ulasannya lengkapnya berikut ini :

  • Menciptakan dan Membangun Rasa Percaya dari Para Pembaca

Poin yang satu ini merupakan poin paling penting yang bisa mewakili betapa pentingnya terdapat daftar pustaka pada karya ilmiah, tugas akhir atau pun skripsi. Menciptakan dan membangun kepercayaan disini maksudnya adalah meyakinkan para pembaca bahwa karya tulis bisa dipertanggung jawabkan karena sumbernya jelas dan tidak asal – asalan.

  • Menghindari dari Fitnah Plagiat

Poin yang kedua ini juga tidak kalah penting. Coba bayangkan jika karya tulis anda tidak disertai dengan sumber yang jelas (daftar pustaka). Sudah bisa dipastikan akan timbul kecurigaan (prasangka buruk) bahwa karya tulis anda bisa saja adalah hasil dari menjiplak alias plagiat.

Karena sekarang ini kita dimudahkan dengan adanya internet sehingga sangat mudah untuk akses informasi apa saja. Tidak menutup kemungkinan pembuatan karya tulis pun hasil copas karya orang lain. Untuk itu anda disarankan agar benar – benar memperhatikan daftar pustaka yang anda buat.

Sampai disini dulu pembahasan mengenai cara menulis daftar pustaka yang baik dan wajib anda coba. Semoga bisa membawa banyak manfaat bagi anda semua. Sampai jumpa lagi di artikel selanjutnya. Terima kasih banyak sudah berkunjung dan meluangkan waktu untuk membaca artikel ini. Salam hangat selalu dari penulis.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.