Cara Mengutip Dari Buku Yang Paling Umum Digunakan untuk Skripsi dan Tesis

Makalah.id – Apakah anda sudah tahu mengenai bagaimana cara mengutip dari buku? Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di dalam membuat laporan ilmiah, skripsi, maupun juga disertasi tentu kita membutuhkan sebuah rujukan dari sumber-sumber yang terpercaya dan juga sesuai dengan bidang kita. Tujuan dari mengutip tersebut adalah untuk membantu agar supaya data-data yang ada di skripsi atau disertasi kita semakin kuat karena didukung oleh sumber-sumber yang valid.

Alasan lain mengapa anda perlu mempelajari cara mengutip dari buku adalah agar anda terhindar dari yang namanya plagiarisme yang memang menjadi salah satu musuh utama para peneliti atau mahasiswa yang membuat skripsi atau tugas akhir meskipun memang beberapa diantara mereka malah tidak mempermasalahkan hal tersebut. Jika seseorang sudah menggeluti atau menerapkan kutipan dengan gaya tertentu, maka kedepannya ia juga harus menggunakan gaya tersebut pada skripsi atau disertasinya.

Salah satu kutipan yang bisa anda ambil adalah melalui buku karena memang buku merupakan hal milik intelektual yang menyediakan berbagai macam informasi penting yang bisa anda dapatkan untuk semakin memperkuat data-data pada skripsi anda.

Cara Mengutip Dari Buku

Cara Mengutip Dari Buku

Cara Mengutip Dari Buku

Terdapat beberapa cara mengutip buku yang bisa anda lakukan, namun sekali lagi kami ingatkan bahwa ketika anda sudah menentukan gaya pengutipan untuk skripsi anda, maka tentu semua skripsi anda yang ingin anda berikan kutipan harus menggunakan gaya tersebut.

Berikut ini terdapat beberapa cara mengenai bagaimana anda mengutip dari buku yang bisa anda terapkan. Namun sebelum itu, kami menyarankan agar supaya anda menyimak informasi mengenai apa saja 100++ Contoh Judul Skripsi Manajemen Pemasaran Paling Menarik 2017 dan  juga 100++ Judul Skripsi Manajemen Pemasaran Terbaik 2017.

1. Cara Mengutip Dari Buku Menggunakan Gaya APA

Salah satu cara mengutip dari buku yang populer saat ini dan bahkan sudah diakui oleh dunia internasional adalah mengtuip dengan menggunakan gaya APA. Gaya ini mengharuskan seorang penulis untuk mengutip dan menuliskannya pada kedua tempat.

Cara Mengutip Dari Buku Menggunakan Gaya APA

Cara Mengutip Dari Buku Menggunakan Gaya APA

Misalnya ketika anda ingin mengutip dari sebuah buku yang berjudul The Epic of America, maka yang harus anda lakukan adalah dengan merujuk tulisannya yang harus anda tulis miring pada artikel dan juga menuliskan tahun publikasinya. Selain itu, anda juga harus mengutip pada bagian atau halaman referensi dengan menggunakan sebuah format khusus yang nantinya anda gunakan untuk mengutip penulis, editor, atau juga bukunya.

Di bawah ini akan kami berikan beberapa contoh mengenai sebuah kutipan yang menggunakan gaya APA:

  • Mengutip sebuah buku editan tanpa disertai penulis: Brown, C., & Smith, A. (Eds.). (2010). How to make widgets. Boston, MA: ABC Publishing.
  • Mengutip sebuah buku dengan editor atau juga penulis: Gray, R. (2010). The path to glory. A. Anderson (Ed.). Boston, MA: ABC Publishing.
  • Mengutip sebuah buku yang telah diterjemahkan: Pierre, P. S. (1904). A journey through the mind. (T. Garvey, Terj.). New York, NY: ABC Publishing.
  • Mengutip sebuah bab atua buku di dalam buku yang telah diedit: Lander, J. M., & Goss, M. (2010). How the west was settled. In T. Grayson (Ed.), The rockies and beyond (pp. 107-123). New York, NY: Simon & Schuster.
  • Mengutip buku yang bukan termasuk edisi pertama: Aiken, M. E., (1997). The gold standard (7th ed.). Chicago, IL: University of Chicago Press.

2. Mengutip Dari Buku Dengan Menggunakan Gaya MLA

Untuk melakukan kutipan dari buku menggunakan gaya MLA, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan yang akan kami jelaskan di bawah ini:

Mengutip Dari Buku Dengan Menggunakan Gaya MLA

Mengutip Dari Buku Dengan Menggunakan Gaya MLA

  • Mengutip di dalam teks maupun halaman “Daftar Kutipan:Jika anda menggunakan gaya MLA dan nantinya anda mengutip di dalam teks, maka anda harus membuatnya menjadi parenthentical. Dengan kata lain, sumber-sumber referensi tersebut nantinya akan dikelilingi oleh komentar tambahan atau yang lebih dikenal dengan istilah parenthesis. Parenthesis ini nantinya bisa anda letakkan baik setelah anda melakukan kutipan maupun ketika anda selesai melakukan parafrase pada sebuah buku.
  • Jangan lupa untuk selalu merujuk pada penulis atau editor, judul buku, tanggal terbit, penerbit, tempat penerbitan, maupun juga harus memperhatikan tentang medium penerbitan, baik itu cetak, daring, atau juga DVD.
  • Jangan lupa juga agar anda meletakkan rujukan yang telah anda kutip sebelumnya agar supaya sesuai dengan bahan teks. Kutipan ini nantinya diharuskan agar supaya muncul pertama kali pada margin untuk bagian kanan dari semua isi kutipan yang berdasarkan dengan kutipan yang telah anda buat sebelumnya.
  • Anda juga harus menggunakan kutipan dengan gaya penulis-halaman. Sekedar informasi bahwasanya metode kutipan dengan menggunakan gaya MLA harus mengikuti kaidah penulis-halaman yang terdapat di dalam teks.
  • Anda juga harus menggunakan kutipan yang sesuai yang akan anda gunakan untuk berbagai edisi. Memang mencantumkan halaman buku termasuk salah satu hal penting, namun yang harus anda perhatikan bahwa memberikan informasi detail yang berkaitan dengan edisi buku yang anda kutip juga termasuk salah satu bagian yang tidak boleh anda lewatkan.
  • Yang tidak kalah penting anda harus memberikan kredit pada setiap penulis yang anda kutip tulisannya. Ketika anda mengutip sebuah buku yang mana ternyata buku tersebut memiliki lebih dari satu penulis, maka yang harus anda lakukan adalah dengan mencantumkan semua penulis tersebut di dalam kutipan anda.

Semoga informasi dari kami mengenai cara mengutip dari buku dapat bermanfaat. Untuk semakin menambah wawasan anda, kami memberikan informasi lain yang tidak kalah penting yaitu Referensi Judul Skripsi Ekonomi Syariah Terbaru 2017.

ARTIKEL TERKAIT

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.